Mengenai Saya
Rabu, 21 November 2012
DAKWAH ITU MEMPERBAIKI DIRI
70. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan katakanlah perkataan yang benar (dakwah),
71. Niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.
DUNIA SEMENTARA
Jangan rendah diri punya rumah begini.. ini rumah kontrakan di dunia... kontraknya sekitar 65 th... insya Alloh nanti di Akhirat akan diganti istana yang mewah dan megah.. dalam bahasa agama.. kaya miskin gak masalah.. yang masalah kalau kita gak taat kpd Alloh.. yang masalah itu kalau kita bermaksiat kpd Alloh..
HIDUP SEDERHANA DEMI ASA DAN CITA AGAMA
(kisah hikmah yg sangat menyentuh hati)
Masjid "Shanke Yadem" (Anggap SajaSudah Makan)
Bentuknya boleh sederhana, namun jamaah sudah berdatangan dari penjuru desa sebelum waktu shalat
masuk. Mungkin kita tak percaya jika tidak melihat faktanya. Seorang yang tidak kaya, bahkan tergolong miskin, namun mampu membangun sebuah Masjid di Turki. Nama masjidnya pun paling aneh di dunia, yaitu “Shanke Yadem” yang berarti, (Anggap Saja Sudah Makan). Sangat aneh bukan? Namun, dibalik Masjid yang namanya paling aneh tersebut ada cerita yang sangat menarik & mengandung pelajaran yang sangat berharga bagi kita. Ceritanya begini : Di sebuah kawasan Al-Fateh, dipinggiran kota Istanbul ada seorang yang wara’ dan sangat sederhana, namanya Khairuddin Afandi. Setiap kali ke pasar ia tidak membeli apa-apa. Saat merasa lapar dan ingin makan atau membeli sesuatu, seperti buah, daging atau manisan, ia berkata pada dirinya: Anggap saja sudah makan yang dalam bahasa Turkinya “ Shanke Yadem” Nah, apa yang dia lakukan setelah itu? Uang yang seharusnya digunakan untuk membeli keperluan makanannya itu dimasukkan ke dalan kotak (tromol)… Begitulah yang dia lakukan setiap bulan dan sepanjang tahun. Ia mampu menahan dirinya untuk tidak makan dan belanja kecuali sebatas menjaga kelangsungan hidupnya saja. Hari berganti hari, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun Khairuddin Afandi konsisten dengan amal dan niatnya yang kuat untuk mewujudkan impiannya membangun sebuah masjid. Tanpa terasa, akhirnya Khairuddin Afandi mampu mengumpulkan dana untuk membangun sebuah masjid kecil di daerah tempat tinggalnya. Bentuknyapun sangat sederhana, sebuah pagar persegi empat, ditandai dengan dua menara di sebelah kiri dan kanannya, sedangkan di sebelah arah kiblat ditengahnya dibuat seperti mihrab. Akhirnya, Khairuddin berhasil mewujudkan cita-ciatanya yang amt mulia itu dan masyarakat di sekitarnyapun keheranan, kok Khairuddin yang miskin itu di dalam dirinya tertanam sebuah cita-cita mulia, yakni membangun sebuah masjid dan berhasil dia wujudkan. Tidak bayak orang yang menyangka bahwa Khairud ternyata orang yang sangat luar biasa dan banyak orang yang kaya yang tidak bisa berbuat
kebaikan seperti Khairuddin Afandi. Setelah masjid tersebut berdiri, masyarakat penasaran apa gerangan
yang terjadi pada AKhiruddin Afandi. Mereka bertanya bagaimana ceritanaa soerang yang miskin bisa membangun masjid. Setelah mereka mendengar cerita yang sangat menakjubkan itu, merekapun sepakat memberi namanya dengan: “Shanke yadem” (Angap Saja Saya Sudah Makan).
masuk. Mungkin kita tak percaya jika tidak melihat faktanya. Seorang yang tidak kaya, bahkan tergolong miskin, namun mampu membangun sebuah Masjid di Turki. Nama masjidnya pun paling aneh di dunia, yaitu “Shanke Yadem” yang berarti, (Anggap Saja Sudah Makan). Sangat aneh bukan? Namun, dibalik Masjid yang namanya paling aneh tersebut ada cerita yang sangat menarik & mengandung pelajaran yang sangat berharga bagi kita. Ceritanya begini : Di sebuah kawasan Al-Fateh, dipinggiran kota Istanbul ada seorang yang wara’ dan sangat sederhana, namanya Khairuddin Afandi. Setiap kali ke pasar ia tidak membeli apa-apa. Saat merasa lapar dan ingin makan atau membeli sesuatu, seperti buah, daging atau manisan, ia berkata pada dirinya: Anggap saja sudah makan yang dalam bahasa Turkinya “ Shanke Yadem” Nah, apa yang dia lakukan setelah itu? Uang yang seharusnya digunakan untuk membeli keperluan makanannya itu dimasukkan ke dalan kotak (tromol)… Begitulah yang dia lakukan setiap bulan dan sepanjang tahun. Ia mampu menahan dirinya untuk tidak makan dan belanja kecuali sebatas menjaga kelangsungan hidupnya saja. Hari berganti hari, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun Khairuddin Afandi konsisten dengan amal dan niatnya yang kuat untuk mewujudkan impiannya membangun sebuah masjid. Tanpa terasa, akhirnya Khairuddin Afandi mampu mengumpulkan dana untuk membangun sebuah masjid kecil di daerah tempat tinggalnya. Bentuknyapun sangat sederhana, sebuah pagar persegi empat, ditandai dengan dua menara di sebelah kiri dan kanannya, sedangkan di sebelah arah kiblat ditengahnya dibuat seperti mihrab. Akhirnya, Khairuddin berhasil mewujudkan cita-ciatanya yang amt mulia itu dan masyarakat di sekitarnyapun keheranan, kok Khairuddin yang miskin itu di dalam dirinya tertanam sebuah cita-cita mulia, yakni membangun sebuah masjid dan berhasil dia wujudkan. Tidak bayak orang yang menyangka bahwa Khairud ternyata orang yang sangat luar biasa dan banyak orang yang kaya yang tidak bisa berbuat
kebaikan seperti Khairuddin Afandi. Setelah masjid tersebut berdiri, masyarakat penasaran apa gerangan
yang terjadi pada AKhiruddin Afandi. Mereka bertanya bagaimana ceritanaa soerang yang miskin bisa membangun masjid. Setelah mereka mendengar cerita yang sangat menakjubkan itu, merekapun sepakat memberi namanya dengan: “Shanke yadem” (Angap Saja Saya Sudah Makan).
KHURUJ 9
HAKIKAT KEHIDUPAN (2)
Apa yang terlintas dalam pikiranmu ketika melihat ini..?? jika kau katakan dengannya kamu bahagia maka agamamu harus diperbaiki... jika kamu berhati2 dengannya.. takut antara membawa manfaat atau fitnah?? maka itu tanda agama sudah hidup dalam hatimu..
dilihat dari segi fokus maka
agama adalah kaca mobil depan, setiap saat kita risaukan.. lebih mewarnai
kehidupan dlm isi pembicaraan, isi otak dan hati, dan harta benda adalah kaca
spion? kapan kita fokus kpdnya ya tatkala kita memerlukan.
dari segi
kuantitas, agama sebagai kebutuhan senantiasa kita kerjakan kita kumpulkan
sebanyak2nya.. tak ada batas maksimumnya... kumpulkan pahala... tingkatkan iman.. terus menerus sampai menjadi sempurna.. mengumpulkan ridho Alloh..
menghadirkan cinta Alloh.. mendatangkan pertolongan Alloh dlm kehidupan kita...
sementara harta benda kita kumpulkan sekedarnya... kita korbankan dia utk
mencapai kebutuhan yaitu kesempurnaan agama.. batas maksimumnya adalah asalkan kita layak... bukan
bermewah2an.. mengapa ada korupsi karena hidup cenderung bermewah2an.. cinta
dunia yg tak kendali... keinginan2 yang liar.
dari segi
kesan/tujuan : agama jauh lebih membuat kesan dlm hati kita seperti air terjun
yg melubangi batu dlm hati kita, seperti air yg dituangkan dlm
mangkok/bejana... sementara dunia seperti air diatas talas jangan sampai masuk
dlm hati kita. jadikan agama menjadi tujuan hidup yg senantiasa kita usahakan
hidupnya... kita usahakan amalnya... sementara harta benda cukuplah menemani
kita di dunia.. selama hidup kita yg singkat ini... tidak utk selamanya..
dari segi
muaranya : Alloh tidak akan murka kita mati tanpa membawa harta benda, tapi
Alloh akan murka kalau kita mati tidak membawa agama (keyakinan (iman) dan amal
yag sholeh).
Selasa, 20 November 2012
SEMANGAT DLM AGAMA
Ketika manusia paham agama... maka agama dicari dan diusahakan melebihi mencari uang dan jabatan.. Ketika manusia paham agama.. dengan susah payahpun tetap berangkat... malam ijtima markas di Samarinda.. seorang anak SD sendirian berangkat naik motor.. padahal jaraknya 8 kilometer... TERHARU... SUBHANALLOH...
KHURUJ 8
Meskipun sakit beliau tetap berdakwah... mengajak umat utk ingat dan taat kepada Alloh SWT.. menyadarkan manusia akan dunia hanya kehidupan yg sementara.. inilah pejuang2 agama.. tanpa pamrih... demikian juga yang dilakukan para Nabi dan Rosul... serta para sahabat RA... hingga beliau2 itu menjadi manusia mulia disisi Alloh SWT... semoga aku bisa segera menyusul utk berdakwah seperti mereka... aaamiin..
Ghiroh (semangat) Dalam Dakwah :
- Kalah untuk menang
- Lembut tapi tembus
- Keras tapi tidak kurang ajar
4 Ujian dalan Usaha Dakwah :
- Dimuliakan
- Dihinakan
- Ditambah rezeki
- Dikurangi rezeki
4 Penyakit dalam Usaha Dakwah :
- Terlalu bersemangat
- Putus asa
- Niat tidak betul
- Melihat hasil
Langganan:
Postingan (Atom)





