Mengenai Saya
Selasa, 20 November 2012
KHURUJ 4
KHURUJ 3
Dan orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad pada jalan Allah, dan orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman. Mereka memperoleh ampunan dan rezki (nikmat) yang mulia. Dan orang-orang yang beriman sesudah itu kemudian berhijrah serta berjihad bersamamu maka orang-orang itu termasuk
golonganmu (juga). Orang-orang yang mempunyai hubungan kerabat itu sebagiannya lebih berhak terhadap sesamanya (daripada yang bukan kerabat) di dalam kitab Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. (QS. Al-Anfal: 74-75)..
IMAN ini lebih mahal dan berharga dari apapun. Suatu yang mahal ini harus selalu dijaga, diusahakan dan ditingkatkan kualitasnya, karena inilah yang dapat dibawa untuk menghadap Allah SWT.
IMAN ini lebih mahal dan berharga dari apapun. Suatu yang mahal ini harus selalu dijaga, diusahakan dan ditingkatkan kualitasnya, karena inilah yang dapat dibawa untuk menghadap Allah SWT.
khuruj 2
Nabi SAW berhijrah utk tegakkan agama.. Para sahabatpun demikian juga.. Bagaimana dengan dirimu, Sudahkah berhijrah?? Bagaimana kamu merasakan bahwa hakikat hidup hanyalah sebuah perjalanan.. sementara dirimu hanya berpijak ditempatmu.. umat menunggu, kamu datang kepadanya.. sampaikan agama..
KHURUJ 1
Menjelajah kampung2... dilereng2 dan kaki2 gunung... ke pelosok2 dunia... ke pulau2 terpencil... utk mendakwahkan agama... mengurangi sedikit kesenangan duniawi (berkumpul dan bercengkrama dgn keluarga.. tidur dikasur empuk dan fasilitas2 lain) demi melanjutkan kerisauan baginda Nabi SAW... mencintai umat... Semoga Juni nanti ustad akan terjun lagi ke gelanggang dan medan dakwah... Sahabat2ku.. Do'akan ya.. siapa tahu nanti ustad akan mengetuk pintu rumahmu.. ustad ada diantara mereka.. diterima dengan baik Alhamdulillah... di usir dan dihina juga Alhamdulillah... semua sama baiknya.
Senin, 19 November 2012
BERDO'ALAH
Sudahkah anda berdo'a hari ini??.. jangan pernah tinggalkan do'a dalam segala aktifitas.. do'a adalah kesadaran manusia sebagai hamba.. yang sangat terbatas kemampuannya.. serta pengakuan manusia atas kuasa Alloh SWT yang tak terbatas.. apa yang tak bisa kau lakukan.. biar Alloh yang melakukan.. Apa yang tak bisa kau selesaikan biar Alloh yang menyelesaikan..
PEPERANGAN DALAM DIRI
Persaingan tidak hanya terjadi antara manusia dengan manusia saja, namun juga antara manusia dengan dirinya sendiri. Diri kita adalah medan tempur bagi diri kita sendiri, berjuang dan berperang melawan hawa nafsu. Melawan dua musuh yang sangat hebat, nafsu yang kuat tapi bodoh dan setan yang lemah tapi pintar. Sebuah kombinasi yang amat mengerikan.
Cara mengalahkan kombinasi tersebut ya tentu saja, harus menjadi lebih kuat dari nafsu dan lebih pintar dari setan. Namun ini bukan hal yang mudah, banyak orang yang bisa menaklukan orang lain, banyak bangsa, namun ia kalah oleh nafsu nya sendiri. Ia menjadi sombong, angkuh bahkan menyiksa orang lain.
Peperangan melawan diri sendiri adalah peperangan sepanjang hayat, selama kita hidup di dunia ini syetan dan nafsu akan terus mengganggu dan mengganggu. Kita bisa melawan dan bisa bertahan, berjuang dan terus berjuang sampai akhirnya kita mendapat kemenangan yaitu khusnul khatimah
(kematian yang baik )
Tapi adakalanya kita juga kalah dan harus jatuh tersungkur, terjerambab dalam lembah dosa dan maksiat, mencoba bangkit namun selalu saja kembali tersungkur. Di sini lah kita harus sadar bahwa kita tak dapat berjuang sendiri, kita membutuhkan dan pasti membutuhkan bantuan dari yang Maha Kuat. Memohon dan berharap tapi juga yakin bahwa Allah yang maha Kuat lagi maha penyayang akan membantu kita dan senantiasa memberi kita petunjuknya, berkumpullah bersama orang2 yang sholeh.. biasakan suasana dan lingkungan yang agamis
Keyakinan dan usaha bahwa Allah SWT selalu bersama kita akan memberikana kita kekuatan dan energy ekstra untuk berjuang. Bukan hanya perjuangan untuk menakluan diri sendiri, namun juga kekuatan untuk menegakan yang hak dan manghancurkan yang bathil.
Cara mengalahkan kombinasi tersebut ya tentu saja, harus menjadi lebih kuat dari nafsu dan lebih pintar dari setan. Namun ini bukan hal yang mudah, banyak orang yang bisa menaklukan orang lain, banyak bangsa, namun ia kalah oleh nafsu nya sendiri. Ia menjadi sombong, angkuh bahkan menyiksa orang lain.
Peperangan melawan diri sendiri adalah peperangan sepanjang hayat, selama kita hidup di dunia ini syetan dan nafsu akan terus mengganggu dan mengganggu. Kita bisa melawan dan bisa bertahan, berjuang dan terus berjuang sampai akhirnya kita mendapat kemenangan yaitu khusnul khatimah
(kematian yang baik )
Tapi adakalanya kita juga kalah dan harus jatuh tersungkur, terjerambab dalam lembah dosa dan maksiat, mencoba bangkit namun selalu saja kembali tersungkur. Di sini lah kita harus sadar bahwa kita tak dapat berjuang sendiri, kita membutuhkan dan pasti membutuhkan bantuan dari yang Maha Kuat. Memohon dan berharap tapi juga yakin bahwa Allah yang maha Kuat lagi maha penyayang akan membantu kita dan senantiasa memberi kita petunjuknya, berkumpullah bersama orang2 yang sholeh.. biasakan suasana dan lingkungan yang agamis
Keyakinan dan usaha bahwa Allah SWT selalu bersama kita akan memberikana kita kekuatan dan energy ekstra untuk berjuang. Bukan hanya perjuangan untuk menakluan diri sendiri, namun juga kekuatan untuk menegakan yang hak dan manghancurkan yang bathil.
Minggu, 18 November 2012
KERJA DAKWAH ADALAH KERJA MULIA
Umat Islam Mulia Bukan Karena Namanya
SBY mulia bukan karena namanya yang hebat tapi karena kerjanya. Kerja sebagai presidenlah
yang membuat SBY mulia dalam pandangan manusia. Banyak nama yang sama Yudoyono
tapi tukang becak. Bambang tapi buruh.
Umat islam pun mulia bukan karena namanya tapi karena kerjanya.
Rasul SAW bersabda : "Akan datang suatu masa yang menimpa manusia; tidak ada Islam
kecuali tinggal namanya saja, tidak ada Al Qur'an kecuali tinggal tulisannya saja, masjid-masjid
mewah tetapi kosong dari petunjuk serta ulama'nya adalah orang yang paling jahat yang
berada di bawah langit." (HR. Al Baihaqi)
Islam akan mulia kalau buat kerja. Apa kerjanya :
Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada
yang ma`ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. (Ali Imran: 110)
Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan,
menyuruh kepada yang ma`ruf dan mencegah dari yang munkar; merekalah orang-orang
yang beruntung. (Ali Imran: 104)
Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah,
mengerjakan amal yang saleh dan berkata: "Sesungguhnya aku termasuk orang-orang
yang berserah diri?" (Fushshilat : 33)
Mengajak manusia mentaati perintah Allah. Kerja dakwah ini lah yang membuat manusia
mulia disisi Allah SWT. Sebagai mana mulianya para nabi, begitu jugalah Allah SWT
muliakan umat ini karena buat kerja kenabian.
Hindun didepan ka’bah telah bersumpah “Walaupun seluruh penduduk Mekkah masuk islam,
saya tidak akan masuk islam. Berkat usaha dakwah para sahabat dengan sungguh2
Hindun pun masuk islam. Satu orang sahabat berdoa didepan ka’bah. Ya Allah, Engkau
bagilah hidayah buat orang yang suka maupun tak suka. Setelah Hindun masuk islam.
Dia ditanya tentang sumpahnya, Hindun mengatakan “Aku bukan masuk islam tapi
islamlah yang masuk kedalam hatiku”
Kalau kita masuk islam, kita yang mengatur islam. Buat amalan yang cocok dengan nafsu
kalau tidak cocok ditinggalkan. Tapi kalau islam yang masuk kedalam hati, cocok tak cocok
terus diamalkan.
Gimanalah pak saya ini ada penyakit maag, jadi saya tak bisalah puasa. Kalau ditanya nafsu
“Memang cocok tak puasa” tapi ini perintah Allah cocok tak cocok harus diamalkan.
Gimanalah pak mau keluar 3 hari, 40 hari, 4 bulan. Kalau ditanya nafsu “Memang cocoklah
tak keluar” tapi karena ini perintah Allah cocok tak cocok harus keluar juga.
Maka berjalanlah kamu (kaum musyrikin) di muka bumi selama EMPAT BULAN dan
ketahuilah bahwa sesungguhnya kamu tidak akan dapat melemahkan Allah, dan
sesungguhnya Allah menghinakan orang-orang kafir. (At Taubah : 2)
Berangkatlah kamu baik dalam keadaan MERASA RINGAN ATAUPUN MERASA BERAT,
dan berjihadlah dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik
bagimu jika kamu mengetahui. (At Taubah : 41)
Katakanlah: "Jika bapa-bapa, anak-anak, saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu,
harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya,
dan rumah-rumah tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai daripada
Allah dan Rasul-Nya dan (dari) berjihad di jalan-Nya, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan
keputusan-Nya." Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang fasik.
(At Taubah : 24)
Langganan:
Postingan (Atom)



